Page 118 - ebook_Berpikir Bersama Artificial Intelligence
P. 118
Karena itu, fokus utama GAP-OS bukan mengajarkan
ASN membuat prompt yang lebih panjang, tetapi membantu
ASN membangun proses berpikir yang lebih matang
sebelum AI mulai bekerja.
Refleksi Penulis
Selama mendampingi pelatihan AI, saya sering melihat
peserta sangat antusias ketika AI mampu menyusun surat
dinas hanya dalam beberapa detik. Saya memahami
antusiasme tersebut, karena teknologi memang dapat
menghemat waktu. Namun saya selalu mengingatkan bahwa
ukuran profesionalisme ASN bukanlah seberapa cepat
sebuah surat selesai disusun, melainkan seberapa yakin kita
bahwa setiap kalimat di dalamnya benar, sah, dan dapat
dipertanggungjawabkan.
Bagi saya, perbedaan antara pengguna AI pemula dan
ASN yang menerapkan GAP-OS bukan terletak pada aplikasi
yang digunakan. Perbedaannya terletak pada cara berpikir.
Pengguna AI biasa bertanya, "Prompt apa yang paling
bagus?" Sementara ASN yang menggunakan GAP-OS akan
bertanya, "Apakah saya sudah memahami persoalannya,
mempertimbangkan risikonya, memverifikasi hasilnya, dan
siap mempertanggungjawabkan dokumen ini?"
Saya berharap pembaca membawa pertanyaan kedua
itu ke dalam setiap pekerjaannya. Sebab pada akhirnya, AI
mungkin dapat membantu kita menulis surat yang lebih
baik, tetapi hanya integritas ASN yang dapat memastikan
surat tersebut layak dikirim atas nama negara.
108
Berfikir Bersama Artificial Intelligence

