Page 144 - ebook_Berpikir Bersama Artificial Intelligence
P. 144

Pelajaran GAP-OS
            Dari  studi  kasus  ini  saya  ingin  pembaca  mengingat  satu
            prinsip.
                    “Artificial  Intelligence  dapat  membantu  merancang
                    alternatif  kebijakan.  Tetapi  hanya  manusia  yang
                    dapat  menimbang  nilai,  kepentingan  publik,  dan
                    konsekuensi     hukum     sebelum     kebijakan    itu
                    ditetapkan”

            Refleksi Penulis
                  Dalam  pengalaman  saya  mendampingi  peserta
            pelatihan dari berbagai organisasi pemerintah, saya belajar
            bahwa menyusun kebijakan bukan sekadar memilih solusi
            yang  paling  efisien.  Kebijakan  adalah  hasil  dari  proses
            menimbang  berbagai  kepentingan  yang  sering  kali  sama-

            sama  penting:  kepastian  hukum,  kebutuhan  organisasi,
            kemampuan sumber daya, dan harapan masyarakat.
                  AI dapat membantu mempercepat proses tersebut. AI
            mampu  menyusun  kerangka,  membandingkan  alternatif,
            dan  merangkum  berbagai  referensi.  Namun  AI  tidak
            memahami  dinamika  politik  organisasi,  budaya  kerja,
            maupun nilai-nilai yang hidup di dalam birokrasi. Semua itu
            tetap membutuhkan pertimbangan manusia.
                  Karena itu, saya memandang AI sebagai mitra berpikir
            dalam  perumusan  kebijakan,  bukan  sebagai  perumus
            kebijakan  itu  sendiri.  Semakin  strategis  suatu  kebijakan,
            semakin besar kebutuhan kita untuk mengaktifkan Human
            Power,  menggunakan  AI  Council  secara  utuh,  dan
                                                                      134


                 Berfikir Bersama Artificial Intelligence
   139   140   141   142   143   144   145   146   147   148   149