Page 62 - ebook_Berpikir Bersama Artificial Intelligence
P. 62

Perspektif AI Ethics
                  Prinsip  tersebut  sejalan  dengan  Recommendation  on
            the  Ethics  of  Artificial  Intelligence  yang  diterbitkan  oleh
            UNESCO,  yang  menegaskan  bahwa  sistem  AI  harus  selalu
            berada  di  bawah  human  oversight,  yaitu  pengawasan
            manusia yang efektif terhadap seluruh proses penggunaan
            AI.  Pengawasan  tersebut  bertujuan  memastikan  bahwa
            keputusan  yang  dihasilkan  AI  tetap  dapat  dikendalikan,
            dikoreksi,  atau  bahkan  dibatalkan  oleh  manusia  apabila
            bertentangan dengan hukum, etika, atau kepentingan publik.
                  UNESCO  juga  menekankan  bahwa  keputusan  yang
            memiliki  dampak  signifikan  terhadap  individu  maupun
            masyarakat  tidak  boleh  sepenuhnya  diserahkan  kepada
            sistem  AI  tanpa  adanya  keterlibatan  manusia  yang
            bermakna (meaningful human oversight).
                  Ketika  saya  membaca  rekomendasi  tersebut,  saya

            melihat  bahwa  prinsip  ini  sangat  selaras  dengan  hukum
            administrasi Indonesia. Baik hukum nasional maupun etika
            AI internasional sama-sama menempatkan manusia sebagai
            pengambil keputusan terakhir.

            Perspektif AI Governance
                  Selain  prinsip  Human  Oversight,  berkembang  pula
            konsep Explainability dalam AI Governance. Menurut NIST AI
            Risk Management Framework 1.0, sistem AI yang digunakan
            dalam organisasi harus mampu menghasilkan keluaran yang
            dapat  dipahami,  dijelaskan,  dan  dipertanggungjawabkan
            oleh  pengguna  sehingga  keputusan  yang  diambil  tidak


                                                                       52


                 Berfikir Bersama Artificial Intelligence
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67