Page 90 - ebook_Berpikir Bersama Artificial Intelligence
P. 90
terhadap masyarakat, peluang inovasi, ataupun kesiapan
implementasi.
Dari sinilah saya mulai bertanya kepada diri sendiri.
Bagaimana jika sebelum menerima satu jawaban, kita
terlebih dahulu menguji persoalan dari berbagai cara
berpikir? Pertanyaan sederhana inilah yang kemudian
mencari dan menemukan konsep AI Council dalam GAP-OS.
Isu Konseptual
Mengapa satu jawaban dari AI sering kali belum cukup
untuk mendukung pengambilan keputusan ASN? Menurut
saya, karena keputusan publik tidak pernah hanya memiliki
satu dimensi.
Sebuah kebijakan dapat terlihat efisien, tetapi belum
tentu adil. Sebuah solusi dapat terlihat inovatif, tetapi belum
tentu sesuai dengan hukum. Sebuah rekomendasi dapat
tampak meyakinkan, tetapi belum tentu dapat dilaksanakan
oleh organisasi.
Oleh karena itu, penggunaan AI perlu dilengkapi
dengan proses penalaran yang melihat persoalan dari
berbagai perspektif sebelum menghasilkan kesimpulan.
Perspektif Ilmiah
Dalam kajian Naturalistic Decision Making, Klein
(1998) menjelaskan bahwa pengambil keputusan yang
berpengalaman tidak hanya mencari jawaban pertama yang
tampak benar, tetapi secara aktif menguji berbagai
kemungkinan, mempertimbangkan risiko, dan mengevaluasi
konsekuensi sebelum menetapkan keputusan.
80
Berfikir Bersama Artificial Intelligence

