Page 12 - ebook_Berpikir Bersama Artificial Intelligence
P. 12
"Apakah mengunggah dokumen ke AI melanggar
aturan?"
Saya menyadari bahwa pertanyaan-pertanyaan
tersebut bukan sekadar pertanyaan tentang teknologi. Di
baliknya terdapat persoalan yang jauh lebih mendasar, yaitu
bagaimana ASN menggunakan AI secara bertanggung jawab
tanpa mengabaikan hukum, etika, dan prinsip tata kelola
pemerintahan yang baik.
Pengalaman tersebut mendorong saya untuk tidak
hanya mengajarkan cara menggunakan AI, tetapi juga
mengajak ASN memahami cara berpikir ketika
menggunakan AI. Menurut saya, kemampuan membuat
prompt yang baik hanyalah sebagian kecil dari kompetensi
yang dibutuhkan. Yang jauh lebih penting adalah
kemampuan untuk memverifikasi informasi, memahami
keterbatasan AI, menjaga kerahasiaan data, serta
memastikan bahwa setiap keputusan tetap berada dalam
kendali manusia sebagai pemegang tanggung jawab hukum
dan administratif.
Keyakinan tersebut semakin menguat ketika saya
melakukan kajian bibliometrik terhadap 265 publikasi
internasional terindeks Scopus mengenai pemanfaatan
Generative AI di sektor publik pada periode 2024–2025.
Hasil analisis menunjukkan bahwa perhatian para peneliti
dunia tidak lagi berfokus pada pertanyaan "Apa itu AI?",
tetapi telah bergeser pada pertanyaan yang lebih substantif,
yaitu bagaimana AI dimanfaatkan untuk mendukung
pengelolaan informasi, pengambilan keputusan, tata kelola
pemerintahan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
2
Berfikir Bersama Artificial Intelligence

