Page 16 - ebook_Berpikir Bersama Artificial Intelligence
P. 16
administrasi negara, etika Artificial Intelligence, dan
transformasi pemerintahan digital Indonesia. Saya meyakini
bahwa ketiga perspektif tersebut harus berjalan beriringan
agar pemanfaatan AI benar-benar memberikan manfaat bagi
masyarakat tanpa mengorbankan prinsip-prinsip
akuntabilitas, transparansi, perlindungan data, dan
kepentingan publik.
Harapan saya sederhana. Saya berharap buku ini dapat
menjadi teman berdiskusi bagi para ASN, bukan untuk
memberikan semua jawaban, melainkan untuk membantu
mengajukan pertanyaan yang tepat sebelum menggunakan
AI dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Sebab pada
akhirnya, AI tidak pernah mengucapkan sumpah jabatan,
tidak memikul tanggung jawab hukum, dan tidak
bertanggung jawab kepada masyarakat. Semua tanggung
jawab itu tetap berada pada manusia yang menggunakannya.
Karena itu, masa depan birokrasi digital tidak hanya
ditentukan oleh seberapa canggih teknologi yang dimiliki,
tetapi oleh seberapa bijaksana aparatur negara
memanfaatkannya demi mewujudkan pelayanan publik
yang lebih baik.
6
Berfikir Bersama Artificial Intelligence

