Page 22 - ebook_Berpikir Bersama Artificial Intelligence
P. 22

perkantoran,  kini  perhatian  peserta  hampir  selalu  tertuju
            pada AI.
                  Pada awalnya saya mengira antusiasme tersebut hanya
            dipicu oleh rasa ingin tahu terhadap teknologi baru. Namun
            setelah  beberapa  kali  menjadi  narasumber  dan  fasilitator
            pelatihan,  saya  menyadari  bahwa  perubahan  yang  terjadi
            jauh lebih mendalam. AI bukan hanya mengubah alat yang
            digunakan  ASN,  tetapi  mulai  memengaruhi  cara  mereka
            mencari  informasi,  menyusun  dokumen,  menganalisis
            persoalan,    bahkan      mempersiapkan       bahan    untuk
            pengambilan keputusan.
                  Dalam setiap pelatihan, saya hampir selalu mengawali
            sesi  dengan  sebuah  pertanyaan  sederhana  :  "Siapa  yang
            sudah  pernah  menggunakan  AI  untuk  membantu
            pekerjaan?"
                  Beberapa  tahun  lalu  hanya  sedikit  tangan  yang

            terangkat. Kini situasinya berbeda. Di hampir setiap kelas,
            sebagian besar peserta mengaku pernah menggunakan AI,
            baik  untuk  merangkum  regulasi,  menyusun  konsep  surat,
            membuat       bahan     presentasi,    menyusun      laporan,
            menerjemahkan  dokumen,  hingga  mencari  ide  untuk
            menyelesaikan pekerjaan.
                  Perubahan  tersebut  menunjukkan  bahwa  AI  mulai
            menjadi  bagian  dari  rutinitas  kerja  ASN.  Namun  di  balik
            antusiasme itu, saya juga menemukan kenyataan lain yang
            menurut saya jauh lebih penting.
                  Ketika  saya  melanjutkan  pertanyaan  berikutnya,
            "Siapa yang selalu memverifikasi kembali hasil AI sebelum


                                                                       12


                 Berfikir Bersama Artificial Intelligence
   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27