Page 42 - ebook_Berpikir Bersama Artificial Intelligence
P. 42

ASN tetap wajib memastikan bahwa setiap keputusan telah
            memenuhi asas-asas tersebut.
                  AI dapat membantu mempercepat proses. Namun AI
            tidak  dapat  menggantikan  kewajiban  hukum  seorang
            pejabat  administrasi  untuk  bertindak  cermat  dan
            bertanggung jawab.

            Refleksi Penulis
                  Dalam  berbagai  pelatihan,  saya  sering  mengajukan
            sebuah ilustrasi sederhana.
                  Dua orang ASN menggunakan aplikasi AI yang sama.
            Keduanya  memberikan  prompt  yang  hampir  sama.  AI
            menghasilkan  jawaban  yang  sama.  Namun  hasil  akhirnya
            bisa sangat berbeda.
                  ASN pertama langsung menyalin seluruh jawaban AI ke
            dalam dokumen resmi. ASN kedua membaca kembali hasil

            AI,  memeriksa  dasar  hukumnya,  menyesuaikan  dengan
            kebijakan instansi, kemudian memperbaiki beberapa bagian
            sebelum  digunakan.  Teknologinya  sama.  Jawaban  AI  juga
            sama. Yang berbeda adalah cara berpikir penggunanya.
                  Bagi  saya,  contoh  sederhana  tersebut  menunjukkan
            bahwa yang menentukan kualitas penggunaan AI bukanlah
            kecerdasan mesin, melainkan profesionalisme ASN.

            Perspektif Etika AI
                  Prinsip  yang  sama  juga  ditegaskan  dalam  UNESCO
            Recommendation  on  the  Ethics  of  Artificial  Intelligence.
            UNESCO  menekankan  bahwa  AI  harus  digunakan  untuk
            mendukung  pengambilan  keputusan  manusia,  bukan
                                                                       32


                 Berfikir Bersama Artificial Intelligence
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47