Page 37 - ebook_Berpikir Bersama Artificial Intelligence
P. 37
Saya tidak pernah membayangkan GAP-OS sebagai
sistem yang menggantikan kemampuan manusia.
Sebaliknya, saya berharap framework ini dapat menjadi
pengingat bahwa secanggih apa pun teknologi berkembang,
kualitas pelayanan publik pada akhirnya tetap ditentukan
oleh kualitas manusia yang menggunakannya.
Karena itu, ketika pembaca menemukan istilah Human
Power, Evidence Before Claim, Governance Before Output, atau
Human Oversight pada bagian-bagian berikutnya, saya
berharap pembaca tidak melihatnya sebagai sekadar istilah
teknis. Bagi saya, prinsip-prinsip tersebut adalah hasil
refleksi dari perjalanan belajar, mengajar, meneliti, dan
berdialog dengan banyak ASN yang sedang bersama-sama
mencari cara terbaik untuk memanfaatkan Artificial
Intelligence tanpa kehilangan nilai-nilai dasar sebagai
pelayan publik.
Refleksi untuk ASN
Sebelum mempelajari framework GAP-OS pada bab-bab
berikutnya, cobalah renungkan beberapa pertanyaan
berikut.
• Ketika saya menggunakan AI, apakah saya lebih sering
mencari jawaban atau membangun pemahaman?
• Apakah saya pernah mempertanyakan dari mana AI
memperoleh informasi yang diberikannya?
• Dalam pekerjaan saya, apakah AI telah membantu
meningkatkan kualitas berpikir, atau justru membuat
saya semakin bergantung pada teknologi?
27
Berfikir Bersama Artificial Intelligence

